Image Slildeshow

ahza
Cool na? :) Now Learn How to create one by Clicking here


01 Januari 2009

Liburan......

Pagi itu, Kamis 1 Januari 2009 kami berkumpul di pelabuhan Tengkayu. Sejak pagi lagi rombongan sudah bersiap-siap untuk berangkat ke salah satu pulau wisata yang cukup terkenal di Kalimantan Timur, Pulau Derawan tepatnya. Liburan kali ini sungguh akan membuat kami tak bisa melupakan setiap detik yang berlalu, karena inilah liburan pertama bagi kami sejak bergabung dengan Keluarga Besar Universitas Borneo. Kurang dari pukul sembilan, kami meninggalkan pulau Tarakan. Dengan menggunakan speed boat, kami mengarungi laut yang sedikit bergelombang yang membuat sebagian teman-teman mabuk. Ada yang sampai muntah... oaaaa’.hehehee (iihh....).

Kurang lebih 3 jam perjalanan, akhirnya kami tiba di pulau Derawan. Kepenatan setelah beberapa waktu bergelut dengan kerjaan sejenak terkubur dalam. Sorak kagum dari teman-teman akan keindahan Pulau Derawan menambah gairah untuk menikmati liburan kali ini. Pohon Kelapa yang tinggi menjulang, air laut yang jernih kebiru-biruan, pasir putih di sepanjang pantainya menambah lengkapnya keindahan ciptaan Allah yang satu ini. Harusnya kita sadari itu untuk selalu mensyukurinya. Subhanallah, ciptaan Mu sungguh sempurna ya Allah.


Rasa penat setelah melalui perjalanan yang cukup membuat adrenalin tertantang seketika hilang. Udara sejuk yang bertiup saat itu seakan membuat kami refresh. Lebih segar dari udara yang keluar dari Air Condition yang ada di kantor.


Tanpa buang waktu, kami segera mencari penginapan untuk tinggal beberapa hari di pulau ini. Setelah melakukan negosiasi hebat dengan pemilik penginapan, akhirnya tercapailah kata sepakat. Kami (Man Only) menempati penginapan samping rumah pak RT 01. Gak perlu repot-repot lagi wajib lapor 2 kali 24 jam sama dengan 48 jam.


Penginapan yang ada di pulau ini cukup memenuhi standar untuk hunian. Dari kebersihan, kamar tidur sampai toilet cukup tertata rapi. Entah itu karena kesadaran warga untuk selalu peduli akan kebersihan dan kesehatan, atau mungkin itulah peraturan yang harus mereka jalankan agar jasa penginapan mereka bisa tetap laris manis. Dan sekedar untuk diketahui, rumah penginapan tersebut pernah dipakai untuk mess atlit PON saat Kaltim jadi tuan rumah acara olah raga terakbar di tanah air itu. Yang mana

Pulau Derawan kebagian beberapa cabor seperti volly pantai dan lomba layar.

Malam di pulau ini sangat dingin. Pemandangan saat malam hari cukup indah di lepas pantai barat Pulau Derawan. Kelap-kelip lampu nelayan (lampu bagan, sejenis alat tangkap yang didirikan seperti rumah di tengah laut) dari kejauhan yang malam itu sedang menangkap ikan. Kami lalui malam yang sangat indah dengan diiringi lantunan lagu dari teman-teman dan petikan gitarku tentunya, hingga mata tak sanggup lagi kompromi saat kantuk menyerang. Tak sabar rasanya ingin menikmati pagi dan menyaksikan sun rise.

Pagi di pulau Derawan. Aku dan teman-teman sangat ingin menyaksikan indahnya sang raja hari saat mulai keluar dari peraduannya, yang istilah kerennya tuh sun rise. Namun sepertinya dewi fortuna belum berpihak kepada kami. Pagi itu, awan mendung yang cukup tebal menghalangi pandangan kami. Hanya bias jingga yang terlihat saat itu. Seakan-akan sang raja hari malu jika beberapa pasang mata dari kami

terus memperhatikan ia keluar dari peraduannya. Tapi, kekecewaan saat itu tidak sampai membuat kami gigit jari, aplagi sampai membekas di hati. Karen keindahan cahaya sang raja yang terbias

oleh awan membuat pemandangan saat itu tak kalah indahnya. Momen ini dimanfaatkan oleh teman-teman. Sekaligus mengabadikannya. Dan ini akan menjadi bagian dari kenangan yang tak terlupakan dari liburan ini.

Hari demi haripun dilalui di pulau yang kaya akan keindahan bawah lautnya ini. Momen demi momen diabadikan di pulau ini. tanpa terasa sampailah di hari terakhir, dan kami harus segera kembali ke Tarakan.

Selamat tinggal Derawan, kami akan selalu mengenangmu. Terima kasih atas segala keindahan yang kau suguhkan saat kami menjadi tamu mu (achym.07)





kembali ke anak sebatik indonesia

1 komentar:

Coment me...